DaerahHeadlines

Kepala Desa Asam Jawa Didemo Warganya Karena Dinilai Semena – Mena

55 Views

Medanesia.com (Labusel) – Dampak dari diberhentikannya sejumlah Kepala Dusun yang ada di Desa Asam Jawa, Ratusan warga Desa Asam Jawa yang tergabung dalam ALP (Aliansi Peduli Masyarakat) menggelar aksi unjuk rasa ke kantor Desa Asam Jawa, yang bertempat di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, pada Selasa (18/06/2019).

Para pengunjuk rasa itu terdiri dari aparat desa yang diberhentikan dan sejumlah warga yang merasa terpanggil atas perlakuan semena-mena Kepala Desa. Mereka menuntut pertanggungjawaban Kepala Desa Asam Jawa, Ali Borkat Hasibuan, atas masalah itu.

“Kami meminta pertanggungjawaban Kepala Desa Asam Jawa tentang pemberhentian sejumlah Kepala Dusun serta RT/RW yang dilakukan sepihak. Kami merasa terbebani secara moral dan mental” ujar salah satu pengunjuk rasa saat berorasi.

Selain itu, pengunjuk rasa menyampaikan bahwa Kepala Desa Asam Jawa juga tidak pernah melibatkan para kepala dusun, untuk melakukan pembangunan dari Dana Desa. Baik itu dalam penyusunan anggaran maupun ada saat kerja dilapangan. Selain itu didalam tuntutan para pengunjuk rasa agar kepala Desa Ali Borkat Hasibuan di proses hukum sebab diduga telah memotong gaji kepala dusun sebesar Rp 100 ribu setiap bulannya selama tiga bulan lebih.

“Penegak hukum harus segera memeriksa Kepala Desa Asam Jawa atas dugaan pengutipan dana 100 ribu setiap bulannya. Untuk apa dana itu di potong, kami menduga ini merupakan pungli. Untuk itu kami masyarakat Desa Asam Jawa akan terus berjuang demi kepentingan masyarakat” sambung Yazid Alvaro Hasibuan dengan nada tinggi membakar semangat pengunjuk rasa sebagai orator pada aksi tersebut.

Sementara ketua LKMD Asam Jawa, Khairul Negos Siregar dalam orasinya mengatakan bahwa Kepala Desa Asam Jawa juga tidak pernah melibatkan LKMD dalam setiap kegiatan yang ada di Desa Asam Jawa, bahkan Kepala Desa terkesan tertutup kepada masyarakat.

“Kepala Desa terkesan sangat tertutup masalah pembangunan yang ada di desa. Kami merasa kecewa atas sikap kepala desa yang selama ini kami anggap orang yang di tua kan di desa, malah tidak perduli dengan kepentingan kami” ujar Negos dalam orasinya.

Usai menggelar aksi di Kantor Desa Asam Jawa, massa pengunjuk rasa langsung menuju ke Kantor DPRD Kabupaten Labuhanbatu Selatan karena kepala desa Ali Borkat Hasibuan tidak bersedia menjumpai mereka. Dengan perasaan kecewa para pendemo melanjutkan aksinya ke gedung DPRD agar pihak DPRD Labusel segera menggelar RDP ( Rapat Dengar Pendapat) dengan Kepala Desa Asam Jawa.

Akhirnya, pengunjuk rasa disambut oleh Anggota DPRD Labusel, H. Abdul Jubir dari Fraksi Gerindra, terkait hal ini ia akan menyampaikan aspirasi pengunjuk rasa ke Ketua DPRD Labusel, agar segera di gelar RDP. (Ades Nasution)