HeadlinesMedanRagam

Emosi Dipanggil Maling, Pria Ini Bacok Supir Angkot, Akhirnya Dihajar Massa

98 Views

Medanesia.com (Medan) – Gara – gara tidak terima dipanggil maling, dua orang tua terlibat perkelahian di Jl. Letda Sujono, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, pada Kamis (27/06/2019) sore, tepatnya didekat SPBU sebelum pintu tol Bandar Selamat. Pelaku yang diketahui bernama Dayat (33) itupun dengan sangat emosi mengambil parang dan langsung membacok lawannya yang merupakan seorang supir angkot bernama Alman Pangaribuan, hingga bapak tua itupun berlumuran darah.

Masyarakat setempat yang melihat aksi pembacokan tersebut langsung bereaksi menangkap pelaku dan beramai – ramai menghajarnya. Sontak saja, aksi main hakim sendiri itupun jadi tontonan warga sekitar dan para pengendara yang lalu lalang, karena terjadi di tengah jalan raya.

Melalui video viral di lokasi kejadian, polisi yang berjaga di lokasi itupun terlihat kewalahan mengendalikan amukan massa yang terus – menerus memukul pelaku. Bahkan ada yang menghajarnya dengan bambu hingga tersungkur di jalan. Otomatis jalanan pun ikut macet akibat insiden tersebut.

Menurut keterangan Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Subroto, kepada wartawan, pada Kamis (27/6/2019) malam, pelaku ternyata memang sudah membawa parang didalam ranselnya. Aksinya tersebut spontan dilakukan karena pelaku tersinggung disebut maling oleh korban.

“Karena tidak senang dengan perkataan korban, pelaku langsung mengeluarkan parang dari tas ranselnya dan langsung membacok korban,” ujar Subroto.

“Selanjutnya tim Pegasus Percut sampai di TKP dan mengamankan pelaku serta barang bukti berupa sebilah parang dan pisau milik korban, dan membawanya ke polsek percut” lanjutnya.

Akibat insiden tersebut, korban menderita luka serius di bagian atas kepala hingga robek, luka di alis sebelah kiri, pipi sebelah kanan dan diatas hidung. (FI)