DaerahHeadlines

Truk Hantam Odong – Odong Akibat Rem Blong di Kotapinang

47 Views

Medanesia.com (Labusel) – Sebuah Truk Tronton Mitsubishi Fuso Nopol BK 8870 SC yang dikemudikan Martin Sinulingga (37) mengalami rem blong  dan menghantam arena bermain anak – anak atau biasa disebut  odong – odong di Jalinsum tepatnya di Jl. Jenderal Sudirman, Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan pada Rabu malam (07/08/2019) sekira pukul 21.30 WIB.

Menurut Miarti, warga yang berada disekitar lokasi kejadian, menyebutkan bahwa insiden bermula saat sebuah truk yang melaju dari arah Medan menuju Pekanbaru yang meluncur kencang tanpa bisa dikendalikan.

“Pengemudi truk berkali-kali membunyikan klakson sebagai tanda bahaya dan akhirnya tepat di simpang Kampung Jawa, si supir membanting setir ke kanan” ujar Miarti.

Masih menurutnya, setelah supir truk membanting setir ke kanan, truk kemudian langsung menabrak mobil Toyota Fortuner yang sedang parkir dan menghantam odong – odong milik Jamal, warga Kotapinang, yang berada tepat di belakang mobil fortuner, setelah itu truk berhenti dengan menabrak bangunan ruko paris milik Sengkhiang.

“Truk itu meluncur dengan kencang, tidak dapat dikendalikan supirnya, remnya blong” ucapnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, terdapat enam orang yang mengalami luka – luka, yang terdiri dari orangtua Irul (30), Nuri (26), Meka (28) dan Darwin (37) anak – anak penumpang odong Ferdiansyah (3,5), Yuki (4) dan supir truk Martin Sinulingga (37) terpaksa dilarikan ke RSUD Kotapinang guna mendapatkan pertolongan medis akibat mengalami luka – luka serius.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Labuhanbatu AKP Imam A melalui Kanit Lakalantas Iptu K. Hutagalung ketika dihubungi awak media membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya kini sedang menyelidiki terkait penyebab terjadinya kecelakaan itu, termasuk indikasi awal penyebab kecelakaan yaitu dugaan rem tidak berfungsi dengan baik atau blong.

“Iya benar ada kecelakaan di Kotapinang, truk menabrak odong – odong, korban anak-anak terluka dan saat ini kami masih menyediliki penyebab kecelakaannya” sebutnya.

Pantauan awak media tempat kejadian perkara(TKP), terlihat ratusan masyarakat menyaksikan kejadian itu dan sempat membuat kemacetan disepanjang ruas Jl. Jenderal Sudirman Kotapinang.  Namun selang beberapa waktu arus lalulintas kembali berangsur normal setelah pihak kepolisian Polsekta Kotapinang melakukan penertiban.

Sementara menurut K. Nasution, salah seorang warga Kotapinang, mengatakan bawa insiden rem blong sering terjadi di Kotapinang, karena kondisi jalan yang menurun dari arah bukit menuju inti kota. Namun, hal itu tidak menjadi perhatian serius dari pemerintah khususnya Dinas Perhubungan.

“Seharusnya truk tidak pantas lagi melewati kota yang padat seperti ini, jadi untuk apa di bangun jalan melingkar yang menelan biaya milyaran rupiah kalau tidak bisa dimanfaatkan. Bahkan jalan melingkar itu sudah hampir tidak berfungsi sebab telah ditumbuhi ilalang” katanya.

K. Nasution juga mengatakan bahwa sudah seharusnya pemerintah memberikan ruang bermain bagi anak-anak dan memberi aturan yang tegas bagi warga yang memiliki usaha sarana bermain yang memakai  ruas badan jalan. Karena kalau dibiarkan akan berdampak bagi keselamatan jiwa mereka (Ades Nasution)