HeadlinesMedanPilkada 2020

Edy Ikhsan: Kita Sedang Bangun Basis Kekuatan Rakyat

82 Views

Medanesia.com (Medan) – Mewujudkan Masyarakat Madani atau Civil Society merupakan sebuah cita – cita untuk membentuk pemerintahan yang lahir dari kekuatan rakyat. Namun bagaimana caranya membentuk pemerintahan yang berintegritas ditengah krisis kepercayaan publik pada dunia politik?

Hal inilah yang menjadi pembahasan dalam diskusi silaturahmi antara Akademisi USU Dr Edy Ikhsan SH MA dengan Pengurus Yayasan BITRA Indonesia, pada Senin (19/08/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Edy memaparkan tentang pentingnya membangun civil society sebagai kekuatan alternatif ditengah dominasi politik kelompok elit yang cenderung tidak pro rakyat.

“Tentu diskusi dan silaturahmi ini erat kaitannya dengan apa yang akan kita capai ke depan. Bahwa Pilkada Medan adalah sebuah proses untuk mewujudkan peradaban masyarakat yang mencerminkan terintegrasinya individu – individu dan kelompok-kelompok eksklusif ke dalam masyarakat melalui kontrak sosial dan aliansi sosial,” ujar Edy Ikhsan.

Selain itu, Dosen Fakuktas Hukum USU itu juga menambahkan, peradaban yang kita inginkan kedepan adalah menyebarnya kekuasaan sehingga kepentingan – kepentingan yang mendominasi dalam masyarakat dapat dikurangi oleh kekuatan – kekuatan alternatif dalam Civil Society ini.

“Ini gerakan bersama, bukan hanya menargetkan seorang Edy Ikhsan ke Balaikota, bukan itu. Kita sedang bersama menjalankan upaya yang berbasis kekuatan rakyat dan mengerti dengan nafas gerakan ini. Namun tentu ini perlu mendapat banyak masukan dari kawan – kawan BITRA. Beberapa bulan ke depan kita akan bersilaturahmi dengan organisasi, komunitas dan kekuatan rakyat lainnya agar gerakan ini terarah dan terukur, ” ujar Edy Ikhsan.

Sejalan dengan Edy, Direktur BITRA Indonesia, Rusdiana Adi, sangat meyakini bahwa masih banyak elemen rakyat yang bisa diharapkan untuk membangun basis kekuatan politik.

“Masih banyak. Tentu gerakan yang diusung Bang Edy Ikhsan ini sangat positif,” kata Rusdiana Adi.

Salah seorang aktivis BITRA Indonesia, Swaldi menambahkan, bangunan komunikasi yang terjalin di akar rumput bisa menjadi satu upaya konkret untuk mewujudkan civil society tersebut.

“Memetakan basis dan memahami karakter pemilih,” kata Swaldi.

Dalam kesempatan yang sama, Senior BITRA, Job R Purba, juga sangat menekankan pentingnya merancang strategi dan taktik kedepan. Kekuatan politik saat ini harus mampu dimobilisasi melalui jaringan dan basis massa yang ada saat ini.

“Jangan berpangku pada organisasi NGO. Tentu sama-sama kita tahu Bang Edy Ikhsan ini punya jaringan dan simpul yang variatif,” kata Job Purba.

Diskusi kemudian diakhiri dengan beberapa agenda tentang diskusi advokasi buruh binaan BITRA Indonesia yang ada di Kota Medan.

Pilkada Walikota Medan rencananya akan digelar pada bulan September 2020. Nama Edy Ikhsan masuk sebagai salah satu bakal calon Walikota yang direncanakan maju melalui jalur perseorangan (independen). Untuk bisa lolos sebagai calon Walikota, pihaknya wajib dukungan KTP sebanyak 6,5 persen dari total DPT Kota Medan. (FI)