DaerahHeadlinesSosial Budaya

Terkait Dugaan Beredarnya Video Asusila, Kepala Desa Bangai Dituntut Mundur

72 Views

Medanesia.com (Labusel) – Ratusan Masyarakat Desa Bangai dan Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Keadilan Sumatera Utara (FMPK-SU) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kepala Desa Bangai, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara, pada Senin (09/09/2019). Mereka menuntut agar Kepala Desa Bangai mundur dari jabatannya, terkait dugaan video asusila yang dilakukan oleh oknum Kepala Desa bersama wanita simpanannya. Video yang beredar itu bahkan sudah menjadi rahasia umum dan perbincangan di tengah – tengah masyarakat.

Aksi unjuk rasa ini dikawal ketat pihak keamanan dari personel Koramil dan Polsek Torgamba. Mereka membawa berbagai spanduk dan poster bertuliskan copot kepala desa yang diduga telah melakukan tindakan mesum, diiringi yel – yel sebagai penyemangat aksi.

Dalam orasinya, pengunjuk rasa mendesak agar Kepala Desa Bangai segera turun dari jabatannya, sekaligus meminta Badan Permusyawarahan Desa (BPD) Desa Bangai untuk netral dan serius dalam menanggapi pengaduan masyarakat terkait permasalahan Kepala Desa saat ini, karena diduga telah melakukan pelanggaran UU NO.44 Tahun 2008 tentang pornografi.

Mereka juga mendesak agar Bupati Labuhanbatu Selatan mendengar aspirasi mereka untuk mencopot Pairun dari jabatannya sebagai Kepala Desa Bangai, serta meminta kepada DPRD untuk segera mendesak Bupati agar segera memberhentikan Pairun sebagai Kepala Desa Bangai.

Selain itu, mereka juga meminta kepada Kapolres Labuhanbatu untuk segera memeriksa Kepala Desa Bangai karena diduga telah melanggar UU tentang pornografi.

Aksi unjuk rasa yang berjalan damai dan tertib ini disambut olsh Sekdes, Arie Rambe. Menurut beliau bahwa apa yang menjadi tuntutan masyarakat dan Mahasiswa akan di tindaklanjuti dengan menyampaikannya kepada Pemerintah Daerah.

“Kami akan melanjutkannya kepada pemerintah daerah” kata Arie.

Sementara Arya Siregar selaku koordinator aksi menegaskan apabila aksi tersebut tidak direspon, maka beliau akan mengkordinir masyarakat dan mahasiswa utuk tetap melakukan aksi selanjutnya ke kantor Camat Torgamba.

“Masyarakat berharap masalah ini segera selesai, karena aib yang telah di tebarkan kepala Desa telah mencoreng nama baik Desa Bangai yang selama ini dikenal dengan ketentraman dan keharmonisan yang diikat dengan semangat keagamaan yang tinggi” ujar Arya dalam orasinya. (Ades Nasution)